Oelamasi, Independen-news.com – Alumni SMA Kristen I Kupang (Smaker One) Angkatan 85 hingga 89, sambangi Panti Asuhan Yayasan Advent Peduli Indonesia (YAPI) di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang – NTT.
Dalam kunjungan itu, para Alumni Smaker One antara lain Jhoni Daud, Fery Djami, Mex Foni, Yoka Francis Yohanis, Yane Fola, Helda Oematan dan Astrid Asa juga berbagi kasih dengan anak – anak di Panti Asuhan YAPI.
Jhoni Daud Koordinator kegiatan, Sabtu (21/12/2019) di Noelbaki mengatakan, kehadiran alumni Smaker One di Panti Asuhan YAPI untuk berbagi kasih dengan anak – anak panti. 
Alumni Smaker One Kupang saat berbagi kasih dengan Panti Asuhan YAPI Noelbaki, Sabtu 21 Desember 2019. (Foto : Mex Foni).
Kegiatan serupa katanya, sudah dilakukan sejak tahun 2016. “kami sudah lakukan sejak tahun 2016 lalu, setiap tahun kami berpindah tempat kegiatan, awalnya kami lakukan di panti asuhan di Fatufeto Kota Kupang,”Ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran alumni mewakili alumni lainnya yang tak sempat hadir. Kaegiatan yang digagas alumni Smaker One Kupang bukan untuk senang – senang bahkan mencari sensasi belaka, apa yang dilakukan atas dasar niatan yang tulus dari seluruh alumni.
Kehadiran para alumni pun diterima pengurus Panti Asuhan YAPI. “kami ucapkan limpah terima kasih kepada pihak Panti Asuhan yang berkenan menerima kami. Kami lihat suasana kebatinan anak – anak panti yang senang sekali ketika kami datang, ini yang membuat kami termotivasi untuk selalu melakukan kegiatan seperti ini,”Ujarnya.
Pengelola Panti Asuhan YAPI, Ereyne Mayrike Grace Loupatty mengaku bangga dan sangat diberkati Tuhan. Kehadiran para alumni Smaker One adalah suatu bentuk kepedulian nyata dari nurani. 
Apa yang dilakukan Alumni Smaker One dilihat oleh anak – anak panti, bahwa diluar sana masih banyak orang yang peduli. “setiap hari kebaktian saya selalu bilang bahwa diluar sana masih banyak orang yang peduli dan menaruh perhatian pada anak – anak. Kamu tidak sendiri. Kedatangan tim dari kupang, pengelola dan anak – anak sangat senang,” Paparnya.
Digambarkannya, Panti Asuhan YAPI dibanru oleh dua orang pengasuh yaitu Yusak Fay dan Leonora Fay – Darkay. Jumlah anak panti sebanyak 32 orang siswa tingkat SD hingga tingkat SMA. Sementara dua orang pengasuh lainnya sedang melanjutkan pendidikan tinggi di Pulau Jawa. (*/Sully).

Comments

0 comments