Kupang, Independen-news.com – Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Kabupaten Sikka – NTT berang akibat kualitas pekerjaan Puskesmas Waigete dinilai sangat buruk.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sikka, Wenseslaus Wege, S.Fil, Sabtu (04/01/2020) via sambungan telepon mengatakan, kualitas pekerjaan puskesmas waigete dinilai sangat buruk.
Menurutnya, Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Sikka menemukan buruknya kualitas pekerjaan gedung puskesmas yang dibangun tahun 2019 dengan menelan biaya hampir 4,2 miliard itu.
Temuan Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Sikka katanya, saat bersama Bupati dan Ketua DPRD Sikka melakukan monitoring pembangunan Puskesmas Waigete, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka – NTT.
Ia mengatakan, mutu pekerjaan Puskesmas itu sangat tidak berkualitas. Pagar depan Puskesmas roboh, tanggul penahan jebol terbawa air dan tembok Puskesmas pun tidak ada sloof beton diatas fondasi yang berfungsi sebagai pengunci dinding tembok.
Dirinya pun curiga dengan kualias tembok Puskesmas yang gampang roboh. Ssebab, sesuai vidio yang diterima Independen-news.com tergambar jelas tembok sepanjang 3 meter, tinggi 1 meter dapat mudah dirobohkan hanya dengan satu tangan.
Ia mengatakan, dengan temuan itu, Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Sikka akan mendorong lembaga DPRD untuk segera mungkin membentuk Pansus. Pansus yang dibentuk nanti bertujuan bukan hanya mendalami kualitas pekerjaan Puskesmas Waigete. Lebih dari itu, Pansus bersama Pemkab Sikka juga akan melihat semua pekerjaan fisik di Kabupaten Sikka.
“Kita hanya pegang tembok sedikit saja sudah roboh. Fraksi Hanura minta DPRD bentuk Pansus untuk lihat semua pekerjaan di Kabupaten Sikka, bukan hanya Puskesmas Waigete,” Ungkap Wenseslaus Wege, Wakil Ketua Komisi III DPDR Sikka yang membidangi Dinas Pendidikan, Kesehatan dan Hak Dasar Masyarakat. (Sully).

Comments

0 comments